Feeds:
Posts
Comments

Archive for the ‘serba-serbi gereja’ Category

“Adakah di sini yang anak pendeta atau hamba Allah, penginjil, atau pelayan Tuhan? Apakah bisa memberi kesaksian tentang tantangan kehidupan keluarga yang dialami? Tantangan yang tidak lebih kecil dari keluarga rata-rata? Di depan umum harus bermanis-manis; kehilangan banyak waktu untuk ….” Pertanyaan ini terlontar di kolom komentar sebuah group tertutup di akun facebook milikku. Aku tergelitik untuk segera merespon, namun kuputuskan untuk menundanya. Nanti saja kuberi link-nya.

Aku tak bisa menjawab dengan tepat, sebab aku bukan anak pendeta. Tapi respon anak-anakku bisa menjadi ‘sampel’ jawaban dari pertanyaan itu. (more…)

Advertisements

Read Full Post »

“Tuhan, hari ini pake baju apa ya? Aku mau wawancara kerja nih.”
“Lha kamu punya baju yang pantas untuk dipake ke wawancara nggak?”
“Ya punya dong, begitu lulus kuliah kan aku udah siap-siap beli beberapa baju buat cari kerja.”
“Nah, pilih aja salah satunya.”
“Duh … yang mana dong, Tuhan? Aku bingung nih. Tuhan aja deh yang pilihin. Aku yakin dua ratus persen, pilihan Tuhan pasti tokcer!” (more…)

Read Full Post »

Gayanya memang begitu. Kalem. Tak pernah meledak-ledak. Sejak pertama aku melihatnya berdiri di belakang mimbar semasa kecilku, sampai puluhan tahun kemudian, gayanya tetap sama.

Semasa kuliahku, seorang senior memujinya kala ia berkotbah di gereja kami. Katanya, sulit bagi seorang pengkhotbah yang tidak punya gaya berapi-api untuk mempertahankan perhatian pendengarnya, tetapi pengkhotbah wanita ini sanggup melakukannya. (more…)

Read Full Post »

“Apa kabar hari ini?”
“Luar biasa.”
“Apa kabar hari iniii?”
“Luar biasa!”
“Sekali lagi … APA KABAR HARI INIII???”
“LUARRR BIASAAA!!!” (more…)

Read Full Post »